
JAKARTA,ThePostkota.Online- Direktur Investigasi Indonesia Law Enfoecement
yg juga sebagai kuasa hukum dari Tengku
Yendra Zulfan dan Tengku Amir Ahmad
mengatakan bahwa sesuai pernyataan dari
Tengku Muhamad Toha terkait Zuriat dari
Tengku Amir Ahmad akan saya sampaikan
sebagai berikut :
Sultan Muhammad Ali punya anak 5 (lima)
orang, 2 (dua) laki – laki 3 (tiga) perempuan,
anak pertama dari Sultan Muhammad Ali
bernama Tengku Mahmud, kemudian Tengku
Mahmud punya anak bernama H. Muhammad,
kemudian H. Muhammad punya anak 2 (dua)
orang, salah satunya bernama Sulaiman, dari
Sulaiman punya anak 4 (empat) orang, salah
satunya bernama Ahmad, dari Ahmad dikaruniai
6 (enam) orang anak, salah satunya tengku amir ahmad
Bahkanpada tahun 2017 Tengku Amir akhirnya
tersambung dengan zuriat Marhum Pekan yang
berada di Brunai Darussalam. Kemudian pada
19 November 2018 pihaknya juga hadir dalam
rangka Haul Marhum Pekan yang pertama kali
diadakan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM)
Kota Pekanbaru.
” Dalam kesempatan tersebut hadir dari keluarga
Brunai Darussalam, yang datang 3 (tiga) orang,
dari Dumai 10 (sepuluh) orang, dari Duri 5 (lima)
orang, dan dari Kota Pekanbaru hadir 1 (satu)
orang, ” ujar Bagus sambil menunjukkan bukti
foto yang hadir dalam acara tersebut menjawab
tudingan Toha bahwa Tengku Amir Ahmad tidak
pernah muncul
Selain itu Bagus juga menjelaskan bahwa pada
10 maret 2019 dalam acara Silaturrahmi Ahli
[28/9 18.54] Farhat.M3: Waris Marhum Pekan Sultan Muhammad Ali
Abdul Jalil Muazamsyah di kediaman Walikota
Pekanbaru yang waktu itu dijabat oleh Walikota
Firdaus ST, MT, justru memberikan cinderamata
selaku zuriat Marhum Pekan yang disaksikan
oleh banyak orang termasuk konsulat Malaysia.
Adapun dalam rangkaian acara tersebut,
keluarga Marhum Pekan juga melaksanakan
ziarah dan khatam Al-Quran.
” Dalam acara Bual – Bual petang yang
dilaksanakan oleh Ketua DMDI yang waktu itu
dijabat oleh Ayat Cahyadi pada tahun 2021,
Tengku Amir Ahmad sudah mencanangkan
diantaranya mengusulkan pembangunan
monumen Marhum Pekan, Museum Marhum
Pekan dan Pembuatan Replika Istana, ” tambah
Bagus sambil memperlihatkan sejumlah bukti poto
Kemudian menindaklanjuti buah pikir dalam
acara Bual – bual petang tersebut, pada tahun
2022 dalam acara Diskusi Panel dalam rangka
mengangkat Sultan Muhammad Ali menjadi
Pahlawan Nasional barulah Tengku Toha muncul
ungkap Tengku Amir Ahmad kepada Bagus
Justru pertanyaan saya adalah bagaimana
dengan silsilah Tengku Muhamad Toha ?
Sebagai Kuasa hukum dari Tengku Amir ,
Bagus mengungkapkan bahwa fakta yang
tertuang dalam keputusan Gubernur Riau
tentang Penetapan Tokoh dan Pejuang Daerah
Provinsi Riau tahun 2024 dan 2025 yang
memberikan penghargaan salah satunya kepada
T. Mohd.Toha sebagai ahli waris Sultan Abdul
Jalil Alamuddin Syah (Marhum Bukit) dan Sultan
Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah
(Marhum Pekan), Bagus selaku kuasa hukum

kedua korban menantang Toha untuk
membuktikannya kepada pihak kepolisian.
Kalau memang Toha mengatakan dirinya
sebagai pimpinan Lembaga Kesultanan Siak,
kenapa Toha pada akhir tahun 2024 dan pada
24/05/2026 datang kerumah meminta tanda
tangan untuk merestui dirinya untuk
menggantikan almarhum dan memposisikan
saya sebagai timbalan ? untuk itu kita
mempunyai saksi yang siap menjelaskan
kepada pihak kepolisian, ” ujar Tengku Yendra.
Terkait permasalahan ini sebagai Kuasa Hukum
dari Tengku Yendra Zulfan dan Tengku Amir
Ahmad, BAGUS JAYA WTP, SH menyatakan kita
tunggu saja hasil pemeriksaan Pihak Penyidik di Polres pekanbaru ( Gus )
Tim….reed..77


Tidak ada komentar