

NANGA PINOH ThePostkota.online– Wakil Bupati Melawi, Malin, S.H., secara resmi membuka kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, Senin (26/10/2026), bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi.
Sebanyak 657 PPPK mengikuti kegiatan orientasi yang bertujuan memperkuat pemahaman mengenai kedudukan, tugas, fungsi, hak dan kewajiban sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), sekaligus membangun komitmen dalam mewujudkan aparatur yang profesional, berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Matius Rindau, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta undangan lainnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Melawi, Malin, S.H., menegaskan bahwa orientasi PPPK bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting bagi seluruh peserta untuk memahami tanggung jawab dan amanah yang telah diberikan sebagai bagian dari aparatur pemerintah.
Ia mengingatkan bahwa menjadi ASN merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab melalui dedikasi, kedisiplinan, loyalitas, serta kinerja terbaik dalam menjalankan tugas di masing-masing unit kerja.
Menurutnya, keberadaan PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap pegawai harus mampu menunjukkan tanggung jawab dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Kepercayaan yang telah diberikan harus dijawab dengan kinerja dan pengabdian terbaik,” tegas Malin.
Wakil Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari Pemerintah Kabupaten Melawi, serta membangun semangat kebersamaan dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.
Ia menekankan pentingnya menjaga disiplin, etika dan perilaku sebagai aparatur pemerintah, serta menghindari tindakan negatif yang dapat merugikan diri sendiri, mencoreng nama baik instansi, maupun menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Malin berharap seluruh PPPK dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan pekerjaan.
Dengan demikian, para PPPK diharapkan mampu menjadi bagian dari birokrasi yang adaptif, kompeten dan profesional dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Melawi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Aparatur BKPSDM Kabupaten Melawi, Anita R. Oktavia, menyampaikan bahwa 657 peserta orientasi merupakan PPPK hasil penerimaan tahun 2025 yang berasal dari formasi tenaga teknis, tenaga kesehatan dan tenaga guru, serta ditempatkan di berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi.
Melalui kegiatan orientasi ini, para peserta diharapkan dapat memahami kedudukan dan tanggung jawab sebagai ASN, sekaligus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta meningkatkan kompetensi dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing.
Kegiatan orientasi tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran inovasi layanan Simantap dan Pelita Melawi sebagai bagian dari aksi perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi.
Peluncuran inovasi tersebut menjadi salah satu upaya mendukung pengembangan kapasitas aparatur serta mendorong pemanfaatan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Pemerintah Kabupaten Melawi berharap melalui orientasi ini, seluruh PPPK dapat semakin memahami nilai-nilai dasar ASN, meningkatkan disiplin dan profesionalisme, serta memberikan pelayanan yang berkualitas, efektif dan berintegritas kepada masyarakat.
(Nus)

Tidak ada komentar