
Tangerang ,ThePoskota.Online-Calvin Institute of Technology (CIT) memulai pembangunan kampus masa depannya di BSD City Tangerang yang dirancang untuk menjadi “AI Campus”, “Smart Campus”, dan “Green Campus”.

Rektor Calvin Institute of Technology, David Tong di Tangerang, Jumat mengatakan pembangunan kampus BSD ini bukan semata-mata menghadirkan fasilitas yang modern, tetapi merupakan wujud komitmen CIT untuk mempersiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan masa depan.
Menurutnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya Artificial Intelligence, akan mengubah banyak aspek kehidupan manusia. Namun pada akhirnya, yang paling dibutuhkan adalah manusia pengembang ilmu pengetahuan yang takut akan Allah untuk mengembangkan teknologi secara bertanggung jawab.
“Karena itulah CIT berkomitmen membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, iman, dan panggilan untuk menghadirkan teknologi yang memberi manfaat bagi sesama,” katanya.

Baca juga: Klinik bedah estetika Korea Selatan resmi hadir di BSD Serpong
Calvin Institute of Technology (CIT) dibangun di atas lahan seluas 44.000 meter persegi dengan fasilitas yang memadai dan dapat menjadi ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, dan pembentukan karakter untuk mempersiapkan pemimpin, akademisi, dan profesional masa depan di era kecerdasan artifisial. Pembangunan kampus ditargetkan selesai dalam waktu 2,5 tahun untuk mulai beroperasi pada Juni 2029.
Pembangunan kampus masa depan ini merupakan bagian dari pengembangan jangka panjang CIT sekaligus menyongsong transformasi kelembagaan menjadi Universitas, yang diharapkan semakin memperkuat kontribusinya dalam bidang pendidikan di Indonesia lewat budaya pembelajaran berbasis riset dan teknologi.
Tidak hanya menyediakan fasilitas akademik, kawasan kampus baru ini juga dirancang untuk membangun komunitas belajar yang dinamis. Kampus masa depan ini dirancang untuk dapat menampung lebih dari 8.000 mahasiswa dan akan diperlengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang pendidikan seperti dormitory yang mampu menampung lebih dari 3.000 mahasiswa, dining hall yang mampu melayani lebih dari 3.000 orang.
Perpustakaan yang mampu menampung lebih dari 100.000 buku, aula dengan kapasitas lebih dari 3.000 tempat duduk, smart class rooms, teaching dan research labs, serta berbagai fasilitas kemahasiswaan. Dengan luas bangunan lebih dari 108.000 meter persegi, diharapkan kampus masa depan ini dapat menjadi bagian dari pendidikan yang holistik.
Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Reformasi Injili (YPTRI) Wiyogo Jayalie mengatakan pembangunan kampus baru ini merupakan sebuah komitmen jangka panjang untuk membangun ekosistem pendidikan yang mampu menjawab tantangan masa depan.
“Kami tidak hanya membangun gedung, tetapi membangun tempat lahirnya generasi yang akan memimpin Indonesia melalui ilmu pengetahuan, karakter, dan inovasi,” katanya.
Farhat M / reed..77..Tim

Tidak ada komentar