

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma meninjau lokasi longsor di area SMP Muhammadiyah 3 Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Rabu (11/3/2027). Foto: Kiriman warga. Brebes, theposkota.online – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau lokasi bencana tanah longsor di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Rabu (11/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak.

Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 hingga 11.10 WIB itu dihadiri sejumlah pejabat daerah. Di antaranya Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah Henggar Budi Anggoro, Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah Bergas Catursasi, Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah Imam Maskur, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma. Turut hadir pula unsur organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Brebes, Camat Paguyangan Koko Kusnanto, Kepala Desa Cilibur Nurohman, serta para relawan kebencanaan.

Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 10.10 WIB dan langsung meninjau area terdampak lima menit kemudian. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kerusakan dan situasi warga setelah bencana terjadi.
Sekitar pukul 10.30 WIB, bantuan simbolis diberikan kepada warga terdampak berupa tas dan perlengkapan alat tulis sekolah dengan nilai total Rp26.125.000.
Dalam kesempatan itu, Luthfi menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk membantu penanganan bencana di wilayah tersebut.
“Kita tidak boleh hanya berdiam diri melihat masyarakat mengalami kesulitan akibat bencana ini. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus mendukung Kabupaten Brebes, mulai dari penanganan pengungsi, pemulihan infrastruktur, hingga langkah mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Luthfi.
Ia menambahkan, sejumlah organisasi perangkat daerah telah diminta bergerak cepat dan berkoordinasi dalam proses penanganan. Dinas PUPR akan mengevaluasi kondisi tanah serta infrastruktur yang rusak, Dinas Sosial memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi, sementara Dinas Lingkungan Hidup melakukan kajian terkait penyebab longsor.
Sementara itu, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengatakan pemerintah daerah bersama BPBD dan relawan telah melakukan langkah penanganan darurat sejak awal kejadian.
Menurut dia, longsor tersebut berdampak pada kerusakan infrastruktur dan mempengaruhi aktivitas warga di sekitar lokasi.
“Tim BPBD Kabupaten Brebes bersama relawan telah melakukan penanganan darurat sesuai prosedur. Koordinasi juga terus dilakukan untuk pembersihan area dan evaluasi kerusakan lebih lanjut,” ujar Paramitha.
Ia menegaskan seluruh langkah penanganan dilakukan dengan mengacu pada protokol penanggulangan bencana guna memastikan keselamatan warga terdampak.
Kunjungan kerja tersebut berakhir sekitar pukul 11.10 WIB. Setelah meninjau lokasi dan berdialog dengan warga, gubernur bersama rombongan meninggalkan area dalam kondisi aman dan kondusif.

Tidak ada komentar